untuk para sahabat di seluruh penjuru...
Pada postingan ini, saya mau bercerita tentang "Pentingnya Membangun Komunikasi dalam Keluarga".
Ajang berkumpul bersama keluarga saat ini sangatlah sulit, dikarenakan berbagai kesibukan semua anggota keluarga, baik itu para pasangan suami istri yang sama-sama bekerja, para orang tua yang sibuk mencari nafkah maupun anak-anak yang sibuk dengan berbagai aktivitas sekolah dan lainnya. Hal semacam ini juga pernah terjadi di keluarga kami, saat saya masih bekerja. Apalagi anak-anak yang telah memasuki usia pra-remaja dan remaja, yang mulai disibukkan dengan urusan sendiri-sendiri, sibuk jalan atau nongkrong dengan teman-temannya. Dunia Mayapun ikut-ikutan ambil bagian menyita waktu dan pikiran anak-anak, dan juga termasuk para orang tua. Sering terjadi semua anggota keluarga berada di rumah, namun tidak saling tegur sapa karena masing-masing asyik dengan gadgetnya.
Padahal, bila kita renungkan sesaat dengan hati yang jujur, berkumpul bersama keluarga merupakan salah satu kegiatan yang sangat mengasyikan dan membahagiakan hati setiap anggota keluarga. Di mana kita bisa saling bercerita satu sama lain diantara anggota keluarga, saling mendengarkan, saling bertanya, saling menguatkan, saling mendukung dan saling memberikan pendapat atau membantu jalan keluar atas masalah yang mungkin dialami oleh anggota keluarga.
Pergaulan
bebas, narkoba dan sejenisnya, Miras, Game Online yang mengandung unsur
pornografi dan kekerasan cenderung sangat meningkat saat ini, demikian juga aborsi
di kalangan siswi SMP maupun SMA. Semua ini tentunya sangatlah mengkhawatirkan
para orang tua.Pada masa dahulu, orang tua lebih cenderung menjaga anak perempuannya dengan ketat, namun sekarang hal tersebut tidak berlaku lagi. Para orang tua saat ini harus menjaga semua anaknya, baik perempuan maupun laki-laki. Maraknya isu-isu LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual & Transgender) yang beredar baru-baru ini menjadi hal yang mengkhawatirkan para orang tua yang mempunyai anak laki-laki.
Di jaman teknologi hebat saat ini, anak berada di rumah atau di kamarnya tidak berarti mereka sudah aman. Mengapa demikian?? Memangnya apa yang terjadi dengan mereka...?? Ternyata mereka sibuk dan asyik bermain game online, dan sedang fokusnya bermain game, tiba-tiba muncul iklan berbau pornografi, dan dengan rasa ingin tahu merekapun meng"klik" iklan tersebut, dan munculah adegan-adegan syurrr.... Sudah pasti hal semacam ini membuat mental anak kita menjadi bobrok. Sikap dan perilakunya pun menjadi kasar dan liar atau bahkan kebalikannya menjadi anak yang introvert alias pendiam dan tertutup.
Jangan biarkan ini terjadi lagi. Agar anak-anak tidak mudah terjerumus ke dalam dunia gelap dan tidak hidup dalam dunianya sendiri, maka secepatnya TARIK mereka dari dunia kesendiriannya. Luangkan waktu orang tua untuk berkumpul dengan anak-anak setiap hari minimal 15 - 30 menit untuk membangun komunikasi sehingga tercipta keharmonisan keluarga.
Tips singkat membangun komunikasi dan keharmonisan keluarga, antara lain:
1. Dimulai dari orang tua terlebih dahulu : yaitu anda dan pasangan, terlebih dahulu untuk saling mengasihi, saling memahami, dan saling mendukung satu sama lain sehingga satu visi dan satu misi dalam keluarga. Untuk melanggengkan hubungan anda dengan pasangan, usahakan untuk menyisihkan waktu melakukan kegiatan privacy dan refreshing berdua, seperti bercinta, berkencan, nonton bioskop atau konser, atau kegiatan lainnya yang hanya dilakukan berdua saja dengan pasangan anda.
2. Beribadah Bersama - Biasakan keluarga untuk selalu beribadah atau bersembahyang bersama serta ajak untuk berdoa, membaca dan merenungkan Kitab Suci sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
3. Makan Bersama - Biasakan makan bersama keluarga minimal 1 kali sehari, pada saat sarapan atau makan malam. Rencanakan juga sekali sebulan untuk makan bersama keluarga di luar rumah, khususnya di hari libur.
4. Belajar Bersama - Sisihkan waktu orang tua untuk mendampingi anak-anak belajar dan arahkan mereka untuk bereksplorasi. Ciptakan suasana belajar yang fun, asyik tapi tetap fokus.
5. Liburan atau Olahraga Bersama - Rencanakan untuk melakukan kegiatan bersama keluarga di luar rumah pada hari libur, misalnya berenang dipantai atau kolam renang, bersepeda dipinggiran desa, berkemah, hiking, berolahraga, berlibur ke tempat wisata atau sekali-sekali menginap di hotel atau rumah penginapan.
Bangunlah kedekatan suami dengan istri, orang tua dengan anak melalui sebuah PELUKAN HANGAT, BELAIAN, PUJIAN dan EMPATI dengan penuh cinta kasih dan ketulusan. Keluarga dan anak-anak yang kita miliki merupakan harta yang paling berharga, janganlah pernah menyia-nyiakan waktu untuk bisa bersama sesering mungkin.
Semoga ulasan ini dapat bermanfaat secara positif untuk sahabat semua.
Baca juga : Tips Efektif Membangun Komunikasi Keluarga.
Salam "Harmony"
FS.






Tidak ada komentar :
Posting Komentar