Pada postingan ini, cerita saya masih tentang pertumbuhan dan pertambahan tinggi badan, yaitu bagaimana mengukur tinggi badan ideal.
Bentuk badan yang tinggi semampai menjadi impian setiap insan di dunia ini.
Tinggi badan yang kurang atau tidak proporsional, apalagi termasuk katagori "pendek" membuat seseorang kehilangan kepercayaan dirinya dan bahkan sering mengalami kesulitan untuk memilih sekolah lanjutan ataupun pekerjaan.
Tinggi badan seseorang sangatlah dipengaruhi oleh faktor genetika atau keturunan. Pertumbuhan tinggi badan akan sangat cepat terjadi pada masa bayi, anak-anak sampai dengan masa pubertas atau remaja dan akan mulai melambat pada saat masuk usia dewasa.
Para pakar antropometri (ahli pengukuran pertumbuhan manusia) sepakat bahwa pada umumnya pertumbuhan manusia dalam arti pertambahan sel akan berhenti pada usia 18-20 tahun, walaupun ada juga sebelum usia 18 tahun sudah berhenti, dan sebaliknya setelah usia 20 tahun masih ada kemungkinan pertumbuhan yang masih berjalan. Penambahan dan pertumbuhan tinggi badan mulai berhenti saat lempeng efifisis (lempeng pertumbuhan) pada ujung tulang sudah menutup dan biasanya terjadi di usia 20-21 tahun bagi kebanyakan orang.
A. Tinggi Badan Ideal Berdasarkan Usia
Banyak orang yang penasaran, mungkin termasuk anda, berapa sih ukuran tinggi badan yang ideal? Sebenarnya sampai saat ini belum ada standar resmi, baik secara nasional maupun international untuk ukuran tinggi badan ideal. Namun sebagian besar sekolah tinggi dan perusahaan atau instansi tertentu, khususnya di Indonesia telah menetapkan syarat tinggi badan minimal ketika merekrut mahasiswanya atau pegawainya. Pada umumnya syarat tinggi badan yang ditetapkan adalah untuk pria berkisar antara 160-175 cm dan untuk wanita berkisar antara 155-170 cm.
Meskipun belum ada standar resmi tentang ukuran tinggi badan ideal, namun secara umum tinggi badan ideal berdasarkan usia adalah sebagai berikut :
| Tinggi badan ideal orang Indonesia berdasarkan usia | ||
| Usia | Pria | Wanita |
| 3 - 4 tahun | 96 - 110 cm | 96 - 110 cm |
| 5 - 6 tahun | 109 - 125 cm | 109 - 125 cm |
| 7 - 8 tahun | 120 - 140 cm | 120 - 140 cm |
| 9 - 10 tahun | 140 - 155 cm | 140 - 150 cm |
| 11 - 15 tahun | 150 - 160 cm | 145 - 155 cm |
| 16 - 20 tahun | 160 - 170 cm | 150 - 165 cm |
| 21 - 25 tahun | 165 - 175 cm | 160 - 175 cm |
B. Mengukur Tinggi Badan Ideal
Bagaimana sih cara mengukur tinggi badan dengan benar? Mengukur tinggi badan dapat dilakukan dengan 2 cara sebagai berikut :
1. Secara Manual yaitu mengukur tinggi badan dengan menggunakan cara dan alat yang masih sederhana. Caranya adalah berdiri tegak lurus tanpa alas kaki, punggung dan bokong serta tumit kaki menempel pada dinding, kedua tangan merapat ke badan, dan pandangan diarahkan ke depan, lalu ukurlah dengan alat pengukur dari mulai tumit sampai ke puncak kepala. Alat pengukur tinggi badan yang biasa digunakan adalah pita pengukur atau tongkat pengukur atau stadiometer. Stadiometer merupakan alat pengukur tinggi badan yang biasa dipakai oleh puskesmas, klinik-klinik kesehatan atau rumah sakit.
C. Cara Menambah Tinggi Badan Ideal
Bagaimana sih cara mengukur tinggi badan dengan benar? Mengukur tinggi badan dapat dilakukan dengan 2 cara sebagai berikut :
1. Secara Manual yaitu mengukur tinggi badan dengan menggunakan cara dan alat yang masih sederhana. Caranya adalah berdiri tegak lurus tanpa alas kaki, punggung dan bokong serta tumit kaki menempel pada dinding, kedua tangan merapat ke badan, dan pandangan diarahkan ke depan, lalu ukurlah dengan alat pengukur dari mulai tumit sampai ke puncak kepala. Alat pengukur tinggi badan yang biasa digunakan adalah pita pengukur atau tongkat pengukur atau stadiometer. Stadiometer merupakan alat pengukur tinggi badan yang biasa dipakai oleh puskesmas, klinik-klinik kesehatan atau rumah sakit.
2. Secara Digital yaitu mengukur tinggi badan dengan menggunakan alat elektrik otomatis yang berteknologi canggih, misalnya pengukur tinggi badan menggunakan aplikasi android dan menggunakan sensor ultrasonik berbasis mikrokontroller. Alat pengukur tinggi badan secara digital ini biasanya digunakan di rumah sakit yang lebih besar. Hasil pengukuran dengan alat ini biasanya lebih akurat.
Atmel ATmega328p
C. Cara Menambah Tinggi Badan Ideal
Bila mempunyai gen pendek alias tidak tinggi, tidak perlu berkecil hati. Ada banyak cara menambah tinggi badan ideal yang bisa dilakukan antara lain :
- Penuhi asupan makanan sehat yang mengandung nutrisi dan gizi yang baik, khususnya yang mengandung protein, vitamin D, kalsium dan zat besi (zinc) yang tinggi, seperti susu, telur, daging merah, ikan segar, sayur-sayuran, buah-buahan, dan juga kacang-kacangan.
- Melakukan olahraga atau latihan khusus untuk meninggikan badan secara rutin dan teratur, seperti bersepeda, berenang, skipping, senam, lari sprint, badminton, basket, melompat, gerakan menendang dan gerakan bergelantungan pada besi atau pohon.
- Minum obat atau suplemen peninggi badan yang mengandung kalsium dan zat besi (zinc) yang tinggi.
- Menggunakan peralatan peninggi badan.




Tidak ada komentar :
Posting Komentar