Selasa, 24 Mei 2016

Tips Penting dalam Memasak


Salam  "Harmony"


Hello Frens...

Sambil menunggu anak-anak pulang sekolah, saya kembali menulis setelah sekian lama absen. Hampir tiga bulan sejak saya resign bekerja, saya baru sempat membongkar-bongkar isi rumah, membersihkan dan menata ulang kembali. Merapikan arsip-arsip dan pakaian dari lemari, membersihkan dan merapikan perabotan rumah yang ternyata sangat berantakan dan penuh debu. Rasanya seperti menebus kesalahan saja hehehe...

Salah satu cara untuk meningkatkan komunikasi keluarga sehingga terbentuk keluarga yang harmonis adalah memaksimalkan makan bersama keluarga. Oleh sebab itu saya juga coba terjun ke dapur, mempersiapkan makan untuk keluarga. Saya membuka-buka kumpulan resep yang selama ini rajin saya koleksi (tapi saat masih bekerja tidak pernah saya coba, alasannya tidak ada waktu hehehe...). Sambil belajar mempraktekkan resep-resep masakan tersebut, saya sempatkan untuk menulis seputar memasak.

Pada postingan kali ini, saya  akan bercerita tentang beberapa tips penting dalam memasak, sebagai berikut :


1. Babat Sapi - Pada saat membeli babat sapi, pilihlah babat putih yang sudah dibersihkan. Babat yang bersih seharusnya berwana putih, apabila hitam berarti masih ada kotoran yang menempel pada serabutnya. Namun babat yang berwarna putih juga harus tetap dibersihkan berulangkali untuk menghilangkan zat kimia yang mungkin ada.





2. Ikan atau Daging - Untuk menghilangkan bau amis yang tajam pada ikan atau daging, Perciki ikan dengan air jeruk nipis sebelum atau setelah dicuci.





3. Kerang - Bila ingin membeli kerang tanpa cangkang, pilihlah dagingnya yang masih padat, kenyal, tidak bau, tekstur warna yang cerah dan segar serta terlihat utuh.

4. Paru Sapi - Untuk paru paru sapi, pilih yang bagus (tandanya tidak banyak lubang-lubang), utuh, dan cuci di bawah air mengalir agar kotoran pada lubang-lubang larut. Tambahkan daun salam pada saat merebus agar aromanya sedap.

5. Dendeng - Untuk membuat dendeng, pilih daging sapi bagian paha  atas atau daging has luar sehingga cepat lunak.

6. Tahu - Agar rasa tahu putih lebih enak, kukus dulu sebentar dalam dandang panas agar kenyal, baru kemudian diolah sesuai keinginan.






7. Kepiting - Sebaiknya memilih kepiting yang masih hidup. Pilihlah yang matanya bergerak keluar masuk, karena menandakan kepiting tersebut masih hidup.

8. Udang - Pilihlah udang yang masih segar dengan ciri-ciri : warnanya segar jernih dan tidak ada bintik-bintik hitam, bentuknya kekar, daging udang terasa keras bila ditekan, kaki, dan kulit serta kepalanya tidak mudah lepas, tidak berbau busuk.






9. Daging Sapi - Untuk membuat daging sapi empuk dan tetap enak, balurkan parutan daging nanas muda ke seluruh daging sapi dan biarkan kurang lebih 1 jam baru kemudian diolah sesuai keinginan.

10. Daging Kambing - Untuk menghilangkan bau kambing atau bau bandot (bau prengus), sebaiknya daging kambing langsung direbus dalam keadaan tak dicuci. Buang air rebusan kambing dan olah daging sesuai selera.


Demikian postingan tentang beberapa tips penting dalam memasak, semoga bermanfaat.  Nantikan tips-tips memasak lainnya.




Salam "Harmony"

FS.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar